Simplex dipakai untuk Patroli Polisi

Simplex utk patroli polisi

Sejarah munculnya pasukan keamanan (politie) diawali oleh pembentukan pasukan-pasukan jaga yang diambil dari orang-orang pribumi guna menjaga aset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda pada waktu itu. Pada tahun 1867 sejumlah warga Eropa di Semarang, merekrut 78 orang pribumi untuk menjaga keamanan mereka. Dalam perkembanganya kepolisian modern Hindia Belanda dibentuk antara tahun 1897-1920 adalah merupakan cikal bakal dari terbentuknya Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini.

Wewenang operasional kepolisian ada pada residen yang dibantu asisten residen (rechts politie) yang bertanggungjawab pada procureur generaal (jaksa agung). Pada masa Hindia Belanda terdapat bermacam-macam bentuk kepolisian, seperti veld politie (polisi lapangan) , stands politie (polisi kota), cultur politie (polisi pertanian), bestuurs politie (polisi pamong praja), dan lain-lain.

Setelah adanya penggunaan sepeda oleh polisi, ada beberapa kesataun polisi bersepeda yang dibentuk. Kesatuan polisi bersepeda ini tugasnya adalah melakukan patroli dibeberapa kawasan yang dianggap rawan tindakan kriminal. Ada beberapa merek sepeda yang digunakan polisi Hindia Belanda untuk berpatroli, dan salah satunya sepeda Simplek.

Nah, foto Foto lama koleksi kitlv ini merupakan bukti bila sepeda Simplex digunakan oleh detasemen polisi lapangan (detachement veld politie). Polisi bersepeda ini sedang melakukan patroli di kawasan Sawah Lunto, Sumatra Barat pada 1932. Bila foto ini diperbesar, ternyata ada beberapa sepeda yang digunakan oleh kesatuan polisi jaman Belanda ini adalah Simplex.

Sebenarnya banyak merek sepeda yang digunakan oleh kesatuan-kesatuan bersenjata jaman Belanda. Sebut saja sepeda Brennabor buatan Jerman, juga Fongers dan Burgers buatan Belanda. Selain itu, juga ada sepeda merek Hima yang digunakan oleh polisi yang sering dikenal sebagai Hima Polisi. (Oldbike in Histrory, foto koleksi : kitlv)

Sumber : FB Oldbike in Histrory

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s